≡ Menu

Cara Instan Membangun Web Server Nginx dengan CentminMod

Bagi sebagian orang yang ingin membeli VPS (Virtual Private Server) sendiri, masalah besar yang dihadapi adalah bagaimana caranya men-setting ataupun me-manage server tersebut sehingga bisa digunakan sebagai web server layaknya jika anda membeli sebuah paket shared hosting1 dari provider.

Anda bisa saja membeli sebuah managed server2, tetapi sebagian besar paket tersebut harus ditebus dengan biaya yang cukup besar setiap bulannya. Kelebihan managed server tentunya anda tidak perlu direpotkan oleh konfigurasi yang rumit lain halnya dengan unmanaged server3 yang mengharuskan anda memiliki sedikit pengetahuan tentang konfigurasi server di Linux maupun Windows. Akan tetapi, unmanaged server bisa anda dapatkan dengan biaya yang jauh lebih murah dan spesifikasi yang lebih baik.

Terlepas dari permasalahan diatas, unmanaged server adalah pilihan terbaik bagi yang ingin berhemat dan bebas dalam mengelola server sesuai dengan keinginan. Untungnya, saat ini telah banyak tersedia tool gratis yang membantu kita menyiapkan server dengan mudah dan cepat. Salah satunya yang sangat saya rekomendasikan ialah CentminMod.

CentminMod

Kenapa CentminMod?

Ada beberapa alasan kenapa saya memilih CentminMod sebagai tool dalam menyiapkan web server:

  • Menggunakan Nginx, salah satu web server populer yang terkenal dengan keandalannya dalam melayani situs high traffic dengan konsumsi sumber daya server yang rendah (sangat direkomendasikan untuk server Low-End atau spesifikasi rendah).
  • Interface atau menu yang sederhana dan mudah dimengerti tapi banyak opsi konfigurasi yang powerful.
  • Memiliki fitur caching yang lengkap dalam meningkatkan performa dan kecepatan situs anda.
  • Selalu up-to-date dan dikembangkan mengikuti teknologi web server terbaru.
  • George Liu, sang pengembang, memiliki passion yang tinggi dalam karyanya, terlihat dari bagaimana antusiasnya dia dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pengguna CentminMod.
  • Komunitas yang bersahabat dan cukup ramai. Bisa dilihat di CentminMod Community Forum.

Instalasi CentOS

Sebelum memulai proses instalasi, pastikan anda sudah menggunakan sistem operasi CentOS pada VPS. Berikut ini adalah contoh tampilan atau interface SolusVM (panel administrasi) salah satu VPS saya:

solusvm interface

install ulang os solusvm

Pilih CentOS, saya sarankan CentOS 6 atau 7. Kemudian mulai install ulang OS VPS anda. Foto diatas menggunakan SolusVM. Jika anda menggunakan admin panel lain, silahkan disesuaikan.

Nonaktifkan SELinux

Sebelum meng-install CentminMod, pastikan fitur SELinux di VPS anda sudah dinonaktifkan. Anda bisa cek terlebih dahulu dengan mengetikkan perintah berikut di teminal atau PuTTY:

sestatus

Jika statusnya ‘disabled’ berarti anda bisa melanjutkan proses instalasi CentminMod. Namun jika ‘enabled’ anda direkomendasikan untuk menonaktifkannya dengan mengetikkan perintah:

sudo nano /etc/selinux/config

Jika editor ‘nano’ belum terinstall, anda bisa meng-install nya dengan perintah berikut:

sudo yum install nano

Selanjutnya anda harus mengganti baris berikut ini:

SELINUX=enforcing

dengan yang baru:

SELINUX=disabled

Kemudian tekan Ctrl + O. Setelah keluar notifikasi konfirmasi penyimpanan file, anda tekan Enter sehingga file konfigurasi SELinux anda sukses diperbarui. Jangan lupa untuk reboot atau restart ulang sever anda dengan perintah:

reboot

Instalasi CentminMod

Buka PuTTY dan masuk ke VPS anda. Anda bisa mendapatkan PuTTY untuk Windows di http://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/download.html.  Lihat versi CentminMod yang akan diinstall di https://github.com/centminmod/centminmod/branches. Saya sarankan untuk memilih versi stable namun jika anda ingin mencoba fitur baru bisa pilih versi beta. Versi beta kemungkinan masih ada beberapa bug. Anda bisa mengganti versi CentminMod pada baris kedua yaitu pada ‘branchname=’ sesuai instruksi di bawah.

Ketikkan perintah berikut di PuTTY anda:

yum -y install wget nano bc unzip
branchname=123.08stable
wget -O /usr/local/src/${branchname}.zip https://github.com/centminmod/centminmod/archive/${branchname}.zip
cd /usr/local/src
unzip ${branchname}.zip
mv centminmod-${branchname} centminmod
cd centminmod

Nonaktifkan Pure-FTPD

Sebelum memulai proses instalasi, anda bisa mematikan layanan Pure-FTPD terlebih dahulu. Fitur ini tidak saya gunakan, karena saya sendiri mengakses dan melakukan aktivitas di server saya seperti unggah berkas, edit dan sebagainya lewat protokol SFTP yang lebih aman. Jadi apabila server anda hanya dipakai sendiri, anda bisa menonaktifkannya dengan meng-edit skrip ‘.centmin.sh’ dengan perintah berikut:

nano centmin.sh

Cari baris berikut dengan Ctrl + W dan ubah:

PUREFTPD_DISABLED=n

menjadi:

PUREFTPD_DISABLED=y

Pure-FTPD tetap akan di-install tapi tidak aktif. Anda bisa mengaktifkannya kembali sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

Selanjutnya anda bisa memulai proses instalasi CentminMod. Ketikkan perintah berikut:

./centmin.sh

Kemudian akan muncul tampilan seperti ini:

--------------------------------------------------------
Centmin Mod 1.2.3-eva2000.08 - http://centminmod.com
--------------------------------------------------------
                   Centmin Mod Menu           
--------------------------------------------------------
1).  Centmin Install
2).  Add Nginx vhost domain
3).  NSD setup domain name DNS
4).  Nginx Upgrade / Downgrade
5).  PHP Upgrade / Downgrade
6).  XCache Re-install
7).  APC Cache Re-install
8).  XCache Install
9).  APC Cache Install
10). Memcached Server Re-install
11). MariaDB 5.2, 5.5, 10, 10.1 Upgrade Sub-Menu
12). Zend OpCache Install/Re-install
13). Install ioping.sh vbtechsupport.com/1239/
14). SELinux disable
15). Install/Re-install ImageMagick PHP Extension
16). Change SSHD Port Number
17). Multi-thread compression: pigz,pbzip2,lbzip2,p7zip etc
18). Suhosin PHP Extension install
19). Install FFMPEG and FFMPEG PHP Extension
20). NSD Re-install
21). Update - Nginx + PHP-FPM + Siege
22). Add WordPress Nginx vhost + WP Super Cache
23). Update Centmin Mod Code Base
24). Exit
--------------------------------------------------------
Enter option [ 1 - 24 ]

Pilih opsi nomor 1 dan proses instalasi akan dimulai. Anda tinggal menunggu beberapa menit hingga proses instalasi selesai.

Untuk melihat installation log anda bisa dengan perintah berikut:

ls -lhrt /root/centminlogs/

Akan muncul informasi lokasi berkas installation log anda.

Menambah Domain atau Subdomain

Setelah proses instalasi CentminMod selesai, anda bisa mulai untuk menambahkan domain atau subdomain. Anda harus masuk ke direktori ‘centminmod’ terlebih dahulu dengan perintah berikut:

cd /usr/local/src/centminmod

Anda jalankan CentminMod sesuai dengan instruksi diatas. Setelah daftar opsinya ditampilkan, anda pilih nomor 2 ‘Add Nginx vhost domain’ kemudian masukkan seperti contoh di bawah:

Enter vhost domain name to add (without www. prefix):
Create a self-signed SSL certificate Nginx vhost? [y/n]: n

Situs saya tidak membutuhkan SSL jadi saya tidak mengaktifkannya. Namun jika anda sudah membeli sertifikat SSL, fitur tersebut bisa anda aktifkan dengan mengganti entri baris diatas menjadi ‘y’.

Setelah anda sukses menambahkan domain dan subdomain, tentu anda akan bertanya “Jadi, dimana saya bisa mengonfigurasi nginx dan lokasi unggah berkas web saya?”. Berikut ini contoh lokasi berkas konfigurasi dan penyimpanan berkas web anda:

Berkas konfigurasi domain anda berada di /usr/local/nginx/conf/conf.d/domainsaya.com.conf
Berkas konfigurasi HTTP/2 SSL berada di at /usr/local/nginx/conf/conf.d/domainsaya.com.ssl.conf
Berkas konfigurasi Self-Signed SSL Certificate berada di /usr/local/nginx/conf/ssl/domainsaya.com
Lokasi penyimpanan web publik anda di /home/nginx/domains/domainsaya.com/public
Berkas log web anda berada di /home/nginx/domains/domainsaya.com/log

Anda bisa meng-edit berkas-berkas tersebut menggunakan editor ‘nano’ yang sudah anda install sebelumnya di VPS anda.

Tutorial selanjutnya adalah cara mengonfigurasi server anda agar bisa menjalankan CMS WordPress. Jika anda sudah tidak sabar atau masih banyak pertanyaan, jangan sungkan-sungkan untuk berkomentar di bawah. Terima kasih dan selamat mencoba!


1. Salah satu paket dari provider penyedia layanan webhosting yang memungkinkan satu server diisi oleh banyak pengguna dan menggunakan sumber daya server secara bersama-sama sehingga biaya sewa hosting bisa ditekan seminimal mungkin dengan konsekuensi batasan penggunaan sumber daya tertentu yang ditetapkan oleh pihak provider.
2. Server siap pakai yang dikelola secara profesional oleh provider penyedia.
3. Server kosong yang disewakan oleh provider. Anda bebas mau meng-install sistem operasi yang anda inginkan dan mengonfigurasi sesuai kebutuhan.

{ 0 komentar… tambah }

Beri Komentar